BELAJAR GITAR
Sebelum kita belajar gitar alangkah baiknya apabila kita mengetahui apa sih gitar itu
Gitar adalah sebuah alat musik berdawai yang dimainkan dengan cara dipetik, umumnya menggunakan jari maupun plektrum. Gitar terbentuk atas sebuah bagian tubuh pokok dengan bagian leher yang padat sebagai tempat senar yang umumnya berjumlah enam didempetkan. Gitar secara tradisional dibentuk dari berbagai jenis kayu dengan senar yang terbuat dari nilon maupun baja. Beberapa gitar modern dibuat dari material polikarbonat. Secara umum, gitar terbagi atas 2 jenis: akustik dan elektrik.Gitarakustik memiliki bagian badan yang berlubang (hollow body) dan dapat menghasilkan suara yang relatif cukup keras tanpa penguatan elektrik. Bunyi dari gitar akustik dihasilkan dari getaran senar yang kemudian diperkuat oleh badan gitar yang bertindak sebagai tabung resonansi. Terdapat tiga jenis utama gitar akustik modern:gitar akustik senar-nilon, gitar akustik senar-baja, dan gitar archtop. Gitar klasik umumnya dimainkan sebagai instrumen solo menggunakan teknik fingerpicking komprehensif.
Gitar elektrik adalah gitar yang dirancang agar bunyi yang dihasilkan dapat diperkuat secara elektrik dan jika dimainkan tanpa penguatan tersebut akan menghasilkan suara yang relatif lemah. Komponen utama pada gitar elektrik adalah pickup. Pick up Elektromagnetik menangkap dan merubah getaran senar ke dalam bentuk sinyal, yang kemudian diteruskan ke pengeras suara melelui medium kabel atau gelombang radio. Suara yang dihasilkan seringkali dimanipulasi sedemikian rupa menggunakan peralatan elektronik tambahan maupun distorsi alami dari tabung vakum di dalam pengeras suara. Terdapat dua jenis pickup magnetik, yaitu pickup kumparan tunggal (single coil) dan pickup kumparan ganda (double coil atau humbucker), dimana setiap pickup dapat diatur aktif atau pasif. Pickup pertama yang berhasil digunakan pada gitar dikembangkan oleh George Beauchamp pada 1931, diamana saat itu ia masih menggunakan badan gitar yang berlubang (hollow-body). Setelah Perang Dunia II, barulah gitar elektrik badan-padat (solid-body) dipopulerkan oleh Gibson yang bekerjasama dengan Les Paul, serta oleh Leo Fender yang bekerja secara independen.
Beberapa model gitar elektrik menggunakan pickup piezoelektrik, yang berfungsi sebagai transdure untuk menghasilkan suara yang relatif mirip dengan gitar akustik. Terdapat pula gitar yang mengkombinasikan pickup magnetik dan pickup piezoelektrik yang bernama hybrid guitars.
I. Head = Bagian paling atas dari gitar, yang terdiri dari:
*Head strokes = Kepala dari sebuah gitar
* Tuner / Tuning Machines digunakan sebagai pengatur ketegangan senar untuk menghasilkan nada yang diinginkan
* Nut = Bagian yang berada di bawah head strokes dan berbatasan dengan neck, biasanya digunakan untuk pembatas jalur tiap-tiap senar
II. Neck = Merupakan salah satu bagian terpenting dari gitar di mana jari-jari anda dapat menari disini untuk menghasilkan denting-denting nada yang indah. Bagian-bagian yang terdapat pada neck yaitu:
* Fret = Batangan baja / tembaga yang membatasi fretboard / finger board dan biasanya berjumlah antara 22 hingga 24 buah
* Fretboard / finger board = bagian neck yang dibatasi oleh batangan fret.
* Position maker = Merupakan suatu penanda (biasanya berbentuk tanda titik yang berada di tengah-tengah fretboart ke 3, 5, 7, 9, 12, 15, 17, 19, 21, 22, 24)
III. Body = Seperti namanya, ini merupakan bagian tubuh yang biasanya paling besar dari sebuah gitar dan terdiri dari beberapa bagian yaitu:
* Sound Hole = Merupakan sebuah lubang suara yang biasanya hanya terdapat pada jenis gitar akustik.
* Pickup = Seperti sound hole, bagian ini terdiri dari rangkaian magnetik yang akan menangkap getaran-getaran senar dan memprosesnya menjadi suara yang dapat didengar dengan bantuan amplifier. Biasanya pickup terdapat pada jenis gitar elektrik maupun akustik-elektrik.
* Saddle = Digunakan oleh gitar akustik maupun elektrik yang membuat jalur hingga ke bagian nuts. Pada gitar elektrik saddle dapat juga digunakan untuk menyetel intonasi nada yang dihasilkan dari tiap-tiap senar dan dapat digunakan juga untuk mengatur ketinggian jarak senar dengan fretboard.
* Bridge / tremolo = Tempat senar dimasukan.
* Whammy bar = Berfungsi seperti tuning machine sehingga dapat digunakan untuk menaikan, menurunkan dan menggetarkan suara yang dihasilkan.
* Pickup selector switch = Untuk memindahkan pickup yang akan diaktifkan pada gitar elektrik.
* Volume / Tone Control = Digunakan untuk mengatur output suara yang dihasilkan.
* Output Jack / Cable connector = Tempat dimana kabel gitar ditancapkan dan dihubungkan dengan amplifier biasanya terdapat pada gitar elektrik / akustik-elektrik
*Head strokes = Kepala dari sebuah gitar
* Tuner / Tuning Machines digunakan sebagai pengatur ketegangan senar untuk menghasilkan nada yang diinginkan
* Nut = Bagian yang berada di bawah head strokes dan berbatasan dengan neck, biasanya digunakan untuk pembatas jalur tiap-tiap senar
II. Neck = Merupakan salah satu bagian terpenting dari gitar di mana jari-jari anda dapat menari disini untuk menghasilkan denting-denting nada yang indah. Bagian-bagian yang terdapat pada neck yaitu:
* Fret = Batangan baja / tembaga yang membatasi fretboard / finger board dan biasanya berjumlah antara 22 hingga 24 buah
* Fretboard / finger board = bagian neck yang dibatasi oleh batangan fret.
* Position maker = Merupakan suatu penanda (biasanya berbentuk tanda titik yang berada di tengah-tengah fretboart ke 3, 5, 7, 9, 12, 15, 17, 19, 21, 22, 24)
III. Body = Seperti namanya, ini merupakan bagian tubuh yang biasanya paling besar dari sebuah gitar dan terdiri dari beberapa bagian yaitu:
* Sound Hole = Merupakan sebuah lubang suara yang biasanya hanya terdapat pada jenis gitar akustik.
* Pickup = Seperti sound hole, bagian ini terdiri dari rangkaian magnetik yang akan menangkap getaran-getaran senar dan memprosesnya menjadi suara yang dapat didengar dengan bantuan amplifier. Biasanya pickup terdapat pada jenis gitar elektrik maupun akustik-elektrik.
* Saddle = Digunakan oleh gitar akustik maupun elektrik yang membuat jalur hingga ke bagian nuts. Pada gitar elektrik saddle dapat juga digunakan untuk menyetel intonasi nada yang dihasilkan dari tiap-tiap senar dan dapat digunakan juga untuk mengatur ketinggian jarak senar dengan fretboard.
* Bridge / tremolo = Tempat senar dimasukan.
* Whammy bar = Berfungsi seperti tuning machine sehingga dapat digunakan untuk menaikan, menurunkan dan menggetarkan suara yang dihasilkan.
* Pickup selector switch = Untuk memindahkan pickup yang akan diaktifkan pada gitar elektrik.
* Volume / Tone Control = Digunakan untuk mengatur output suara yang dihasilkan.
* Output Jack / Cable connector = Tempat dimana kabel gitar ditancapkan dan dihubungkan dengan amplifier biasanya terdapat pada gitar elektrik / akustik-elektrik
Berikut gambar kunci gitar yang biasa dipelajari pertama kali ketika belajar gitar :
Cara bacanya :
Huruf yang berada di atas kotak adalah nama kunci gitar atau chord gitar
M = mayor, m = minor, 7 = dalam praktek secara sederhana biasanya digunakan akan berpindah ke kunci gitar lain.
Garis lurus bawah (vertikal) menunjukkan senar gitar (seperti posisi gitar berdiri), jadi untuk memudahkan membacanya gitar dibuat posisi berdiri lalu lakukan peletakan posisi jari.
Garis lurus horizontal mewakili garis fret (kolom)
Titik bulat hitam dengan nomor menunjukan letak posisi jari dan jarinya
nomor 1 = untuk jari telunjuk, 2 = untuk jari tengah, 3 = jari manis, 4 = kelingking
Tanda X = berarti tidak dibunyikan
Garis vertikal tanpa tanda X dan tanda bulat hitam berarti dibunyikan tetapi tidak dipijit.
Ok mungkin hanya itu yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat dan selamat encoba.





